• Home
  • News
  • Fakta Terungkap, Nama Anwar Tanuhadi Tak Pernah Ada Pada Awal Transaksi

PN Medan

Fakta Terungkap, Nama Anwar Tanuhadi Tak Pernah Ada Pada Awal Transaksi

Administrator Selasa, 27 April 2021 12:25 WIB
KETIKERS.COM -  Fakta bahwa tidak adanya keterlibatan Anwar Tanuhadi diawal proses terjadinya akad pinjaman uang sebesar Rp 4 milyar antara Okto dengan Dadang, terungkap di ruang persidangan Cakra 4 Pengadilan Negeri Medan. Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Murni SH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Naibaho, Senin (26/4/2021) tiga saksi korban yang hadir yakni Joni Halim, Okto dan Albert dalam keterangan terpisah menguak fakta tersebut.

Fakta atas perkara dugaan penipuan dan penggelapan yang menjerat Anwar Tanuhadi sebagai terdakwa tersebut, terkuak setelah tim penasehat hukum dari Law Firm Henry Yosodiningrat & Partners yang dikomandoi Dr H Henri KRH Yosodinngrat SH MH bertanya hal sama kepada ketiga saksi dan mendapatkan jawaban sama pula. Bahwa benar, uang pinjaman total Rp 4 Milyar yang diberikan oleh Okto dilakukan bertahap yakni pertama 23 Februari 2021secara transfer BCA sebesar Rp 3 Milyar kepada Dadang dan 24 Februari 2021 sejumlah Rp 1 Milyar secara cash langsung diberikan kepada Dadang.

Ketiga saksi yang dihadirkan satu persatu ini juga tak bisa membantah saat Dr H Henri KRH Yosodinngrat SH MH menyatakan bahwa pada saat itu Anwar Tanuhadi sebagai kliennya, tidak ada menerima atau menguasai sebagian atau keseluruhan uang tersebut. Ketiganya tidak membantah dan menyatakan bahwa sepengetahuan mereka hanya orang bernama Dadang dengan jaminan gadai surat tanah seluas 8 Ha yang diberikannya, menerima uang tersebut. Bahkan ketiganya juga tak mampu membantah bahwa benar pada awal transaksi pinjaman itu hingga saat pencairannya, tidak ada nama Anwar Tanuhadi disebutkan. Saat transaksi itu orang-orang yang terlibat permohonan peminjaman yakni Dadang Sudirman, Budiyanto (DPO) dan Diahrespatih (kini menjalani hukuman di Pondok Bambu).

Nama Anwar Tanuhadi baru muncul ketika terjadi permasalahan karena tidak ditepatinya jangka pembayaran yang dijanjikan oleh Dadang sejak awal, bahwa hanya dalam tempo sebulan pinjamannya dibayar menjadi Rp 6 Milyar. Dimana saat itu, atas ketidak mampuan Dadang menepati janji pembayaran, memohon agar Okto bekerjasama supaya surat tanah seluas 8 Ha yang dijadikannya jaminan itu bisa diagunkan ke Bank karena nilai pinjamannya bisa puluhan miliar. Apalagi Dadang bersama Budiyanto dan dikuatkan dengan Diahrespatih mengaku punya bos besar bernama Anwar Tanuhadi yang bisa mencairkan dana pinjaman atas surat tanah SHGB 2043 tersebut ke bank.

Namun dalam perjalanannya, belum lagi proses peminjaman dana ke bank itu cair,  saksi korban Joni Halim dan Okto tidak sabar dan melaporkan perkara tersebut ke kepolisian dan menjerat Anwar Tanuhadi sebagai pelakunya. Meski oleh Anwar Tanuhadi uang tunai telah dibayar sebesar Rp 2,5 milyar dan perdamaian telah terjadi, kasusnya tetap berjalan hingga saat ini dipersidangkan.

Khusus saksi Okto juga tak mampu membantah kalau dirinya yang mempengaruhi pemilik dana yakni saksi Joni Halim, untuk mengucurkan pinjaman Rp 4 milyar selama sebulan bisa dibayar menjadi Rp 6 Milyar yang dijanjikan Dadang. 

Dalam persidangan itu, usai mendengarkan keterangan ketiga saksi, Dr H Henri KRH Yosodinngrat SH MH dihadapan majelis hakim memohon penangguhan penahanan terhadap terdakwa Anwar Tanuhadi. Alasannya, dikarenakan sudah beberapa waktu ini Anwar Tanuhadi kondisinya terus menurun apalagi punya riwayat sakit jantung yang sewaktu-waktu bisa menyerang bahkan rentan terpapar virus Covid-19.(*)

T#g:
Komentar
Selasa, 25 Mei 2021 19:29 Ragam

Sebanyak 2.300 Paket Ikan Dibagikan SKIPM Medan II kepada Masyarakat

KETIKERS.COM -  Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Medan II bersama Pemerintah Kota Medan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tent

Senin, 24 Mei 2021 20:33 News

Diborgol Kenakan Rompi Tahanan, Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jalani Sidang Lanjutan

Terdakwa Yan Prana saat dibawa dan keluar dari pengadilan, dikawal cukup ketat dengan tangan diborgol serta menggunakan rompi tahanan.

Sabtu, 22 Mei 2021 00:00 News

Kajari Siak Dharmabella Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Para Terdakwa

Tidak ada perlakuan khusus (bagi para terdakwa). Semua terdakwa yang ditahan akan tetap diperlakukan sama

Senin, 10 Mei 2021 15:47 Bisnis

Ini Mengapa Produktivitas Layanan TCK Pelindo 1 Meningkat Dua Kali Lipat

Layanan TCK di Pelabuhan Belawan dengan sistem operasional terpadu, realtime dan mengurangi potensi loss cargo dengan menggunakan teknologi Telescopic Chute pertama di Indonesia

Sabtu, 08 Mei 2021 16:31 Ragam

Beri Bantuan dan Ragam Kegiatan Pelindo 1 Warnai Ramadhan 1442 H

Program Pelindo 1 ini merupakan kewajiban kami baik perusahaan/perorangan untuk memperhatikan lingkungan sekitar terutama kewajiban kepada anak yatim

Jumat, 07 Mei 2021 22:18 Bisnis

Ini Mengapa Pelindo 1 Jalin Kerjasama Dengan Port of Rotterdam & Zhejiang Seaport Group

Pemerintah Republik Indonesia mendukung komitmen Pelindo 1 untuk melakukan akselerasi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Kuala Tanjung

Jumat, 07 Mei 2021 18:12 Didik

Inalum Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Jaga Kelestarian Danau Toba

Kondisi penurunan Tinggi Muka Air Danau Toba ini dapat berdampak bagi keberlangsungan ekosistem lingkungan

Rabu, 05 Mei 2021 15:12 Didik

Pelindo 1 Ajak Melek Baca dan Tulis Anak-anak Dusun Kurandak

Pelindo 1 memberikan perlengkapan belajar kepada puluhan anak yang memiliki keterbatasan literasi, untuk menumbuhkan kecintaan pada dunia pendidikan dan maritim

Jumat, 30 Apr 2021 15:10 News

Kerjasama Bidang Datun Antara Pelindo 1 Dengan Jamdatun Ditingkatkan

Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Pelindo 1 dan Jamdatun serta meningkatkan efektivitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum

Kamis, 29 Apr 2021 15:07 Bisnis

Ekspansi Bisnis ke Batam Dilakukan PT Prima Multi Peralatan

Hosadi Apriza Putra, Direktur Teknik Pelindo 1 menerangkan bahwa pembukaan kantor cabang di Batam, menjadi langkah ekspansi perusahaan dalam memperkuat jaringan bisnis

Kamis, 29 Apr 2021 15:04 Bisnis

Pelindo 1 Kerjasama Industri Smelter Tembaga Guna Pacu Kinerja Kuala Tanjung PIE

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara Pelindo 1 melalui anak perusahaannya, PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dengan Union Resources & Engineering Co., Ltd (UREC) tentang pemanfaatan lahan dan infrastruktur di Kawasan Industri

Jumat, 23 Apr 2021 15:01 Bisnis

Pelindo 1 Dumai Ekspor Isotank ke Port Klang Malaysia

Pelindo 1 Dumai bekerja sama dengan PT Ben Line selaku perwakilan dari pemilik ISO tank yaitu Den Hartogh Asia Pacific

Kamis, 08 Apr 2021 14:56 Ragam

Bantuan Bina Lingkungan Berupa Bangunan Tempat Wudu untuk Panti Asuhan Disalurkan Pelindo 1 Lhokseumawe

Penyaluran bantuan program bina lingkungan ini digunakan untuk membangun tempat wudu di Yayasan Panti Asuhan Raudhatul Jannah

Kamis, 01 Apr 2021 00:00 Bisnis

Pelindo 1 Dumai Catat Tonggak Baru, Ekspor Petikemas Perdana ke Port Klang Malaysia

Ekspor petikemas perdana melalui Pelabuhan Dumai ini ditandai dengan pengiriman 25 box petikemas ke Port Klang, Malaysia pada Minggu, 28 Maret 2021

Selasa, 27 Apr 2021 12:25 News

Fakta Terungkap, Nama Anwar Tanuhadi Tak Pernah Ada Pada Awal Transaksi

KETIKERS.COM -  Fakta bahwa tidak adanya keterlibatan Anwar Tanuhadi diawal proses terjadinya akad pinjaman uang sebesar Rp 4 milyar antara Okto dengan Dadang, terungkap di ruang persidangan Cakr

Senin, 12 Apr 2021 18:10 News

Jawaban Jaksa Atas Nota Keberatan Tanuhadi Dinilai Tidak Spesifik dan Kabur

KETIKERS.COM -  Jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) Candra Naibaho dinilai sama sekali tidak dapat mematahkan atau membantah nota keberatan atas dakwaan yang telah disampaikan oleh Anwar Tanuhadi m

Ikuti Kami