• Home
  • News
  • Hadir Sebagai Ahli Pidana, Rocky Sebut Hal ini Dalam Sidang Softgun Joni

PN Medan

Hadir Sebagai Ahli Pidana, Rocky Sebut Hal ini Dalam Sidang Softgun Joni

Administrator Rabu, 18 November 2020 20:13 WIB
KETIKERS.COM -  Ahli Pidana Universitas Pancasila, Rocky Marbun dengan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata sempat terlibat perdebatan saat digelarnya sidang kepemilikan Air Softgun dengan terdakwa Joni di Ruang Cakra 3  Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (18/11/2020).

Perdebatan terjadi saat Hakim Jarihat menanyakan boleh tidaknya memiliki air softgun tanpa ijin kepada Rocky yang dihadirkan sebagai saksi ahli dalam persidangan tersebut. Rocky menjawab kalau hal tersebut tidak bisa, karena tentunya bertolak belakang dimana soal kepemilikan belum bisa dikategorikan pidana sebelum ada perubahan dalam UU No.12 Tahun 1951 dan tidak bisa dari Perkap.

Hakim Anggota, Tengku Oyong mendengar hal tersebut menyampaikan soal keahlian, dimana dia mencontohkan ada kasus korban meninggal karena ditembak, maka yang dibutuhkan Ahli Forensik dan Balistik.

"Disini kita butuhkan ahli persenjataan yang memahaminya, karena perkara berawal dari tentang kegunaannya dan perizinannnya soal Air Softgun," ucap Tengku Oyong.

Dalam beberapa keterangan yang disampaikan Rocky, menyebutkan bahwa perkap Nomor 8 tahun 2012 tanggal 27 Februari 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian senjata api untuk kepentingan olahraga tidak menjelaskan tuntutan pidana berkaitan prosedur izin. 

"Dalam Perkap tersebut tidak menyebutkan tentang tuntutan pidana berkaitan soal izin. Apabila memang persoalan izin di sana ada membahas tentang hukumnya, maka hanya berkaitan prosedur administrasi seperti denda," jelas Rocky.

Namun anggota majelis hakim T Oyong berpendapat, keterangan yang disampaikan oleh saksi hanya mengacu kepada perkap yang berkaitan tentang kasus senpi ilegal. T Oyong juga sempat meminta saksi untuk memberikan penjelasan berkaitan hukum pidana sebagaimana bidang ahlinya. 

"Kalau hanya mengacu kepada perkap kita bisa tinggal buka buku saja. Menurut anda sebagai ahli pidana, apa perbedaan antara Keterangan saksi dengan Saksi?," sebut T Oyong menguji kredibilitas saksi ahli yang dihadirkan dalam persidangan. 

Namun pertanyaan tersebut tak sepenuhnya terjawab oleh saksi ahli yang hanya kembali menjelaskan tentang perkap Nomor 8 tahun 2012 tanggal 27 Februari 2012. 

"Jadi anda di sini hadir untuk memberikan keterangan anda sebagai ahli sesuai keahlian anda, bukan membahas penjang lebar soal itu," imbuh T Oyong menanggapi keterangan yang disampaikan saksi ahli. 

Setelah mendengarkan keterangan Ahli, dilanjutkan keterangan terdakwa Joni. Dalam keterangan itu Joni menerangkan bahwa ia memiliki izin dan ikut club menembak.

Diakuinya bahwa ia membeli Softgun pada 2016, dari Indra Gunawan alias Asiong. Ia berdalih saat penggeledahan oleh Polda Metro Jaya pada waktu itu, ia gugup dan tak bisa menunjukan izin saat itu namun ketika proses pemeriksaan istrinya ada membawa perizinan ke depan penyidik.

Sementara itu sebelumnya, Edy Tuah Saragih dibawah sumpah yang dibacakan JPU menerangkan, Air Softgun tergolong senjata api yang dipergunakan untuk olah raga dan sejenisnya. Namun walaupun demikian pemilik Air Softgun harus memiliki izin. 

Apabila tidak memiliki izin menggunakan senjata Air Softgun ini bisa dipidana sesuai PU 20/1960 Jo KEP Kapolri Nomor : SKEP/82/II/2014 JO R/13/I/2005, pengertian senjata api berarti alat apa saja yang sudah terpasang atau pun yang dapat mengeluarkan proyektil akibat perkembangan gas-gas yang dihasilkan dan penyalaan bahan yang mudah terbakar didalam alat tersebut, dan termasuk senjata buatan sendiri seperti senjata rakitan, serta tambahan yang dirancang atau dipasang pada alat demikian. Senjata api tiruan berarti benda apa saja yang serupa dengan senjata api yang layak disangka senjata api termasuk softgun.

Masih dalam kesaksiannya bahwa merujuk keputusan Kapolri Nomor Polisi : SKEP/82/II/2004, tanggal 16 Februari 2004 tentang petunjuk pelaksaan pengawasan dan pengendalian senjata api Non Organik TNI/Polri bahwa senjata yang menyerupai senjata api (air softgun) senapan angin (air rifle) tersebut termasuk peralatan keamanan yang digolongkan senjata api.


Sebelumnya dalam kasus ini Joni  dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951.(*)
T#g:
Komentar
Rabu, 25 Nov 2020 18:53 News

Joni Dituntut 2 Tahun Penjara Karena Miliki Softgun Tanpa Izin

 KETIKERS.COM - Joni, terdakwa kasus kepemilikan Softgun tanpa izin dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejatisu, Anwar Ketaren di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (P

Kamis, 19 Nov 2020 16:46 Ragam

Bantuan Kuota dan Masker IM3 Mewakili Senyum Shiva untuk Negeri di Masa Pandemi

KETIKERS.COM - Nama gadis kecil yang selalu ceria namun sedikit pemalu itu Shiva. Ia salah satu siswi yang terpaksa kehilangan momen bersejarah dalam proses pendidikannya akibat Pandemi Covid 19.

Rabu, 18 Nov 2020 20:13 News

Hadir Sebagai Ahli Pidana, Rocky Sebut Hal ini Dalam Sidang Softgun Joni

KETIKERS.COM -  Ahli Pidana Universitas Pancasila, Rocky Marbun dengan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata sempat terlibat perdebatan saat digelarnya sidang kepemilikan Air Softgun deng

Rabu, 11 Nov 2020 20:36 News

Saksi Sebut Kepemilikan Softgun Harus Ada Ijin Dalam Sidang Joni

KETIKERS.COM -  Air Softgun tergolong senjata api yang dipergunakan untuk olah raga dan sejenisnya. Namun walaupun demikian pemilik Air Softgun harus memiliki izin. Hal tersebut seperti kesa

Minggu, 25 Okt 2020 09:20 Wisata

Songsong Kaldera Jadi Wisata Dunia, BPODT Gelar Pelatihan Kuliner Bagi Warga Setempat

KETIKERS.COM - Pelatihan Kuliner bagi warga Desa Pardamean Sibisa, Motung dan Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba digelar oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT)Pelatihan bertuju

Kamis, 22 Okt 2020 19:07 News

Kejari Medan dan KPU Medan Teken Perjanjian Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

KETIKERS.COM -  Penandatanganan Perjanjian Kerjasama perdata dan tata usaha negara antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dilakukan di Kantor KPU Kot

Selasa, 20 Okt 2020 19:49 News

Ini Kesaksian Polisi Atas Penemuan Softgun Joni

KETIKERS.COM -  Empat orang saksi dari personil kepolisian dihadirkan dalam sidang lanjutan terdakwa Joni atas kasus kepemilikan Softgun tanpa izin, diruang Cakra 7, Pengadilan Negeri Medan, Sela

Rabu, 14 Okt 2020 16:46 News

Melalui PK, Junaidi Matondang Harap MA Batalkan Putusan Dzulmi Eldin di PN Medan

KETIKERS.COM - Babak akhir sidang permohonan PK (Peninjauan Kembali) mantan Walikota Medan, Dzulmi Eldin beragendakan penyerahan kesimpulan pemohon dan termohon di Ruang Cakra-4 Pengadilan N

Jumat, 09 Okt 2020 19:08 Bisnis

Bongkar Muat Meningkat Pesat, Pelindo 1 Lakukan Percepatan Pengembangan Kuala Tanjung Port dan Industrial Estate

KETIKERS.COM - Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, sejak beroperasi pada 2019, kinerjanya terus meningkat dengan semakin banya

Jumat, 02 Okt 2020 18:11 News

Pelindo 1 Tanjungpinang Peduli UMKM Ratusan Juta Dana Kemitraan Disalurkan

KETIKERS.COM - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Tanjungpinang menyalurkan dana program kemitraan tahun 2020 sebesar Rp 275 juta kepada lima pelaku usaha mikro, kecil, dan

Kamis, 01 Okt 2020 18:17 Wisata

Kunjungi BPODT, Praeses HKBP Distrik III Toba Apresiasi Pengembangan Pariwisata Danau Toba

KETIKERS.COM - Direktur Keuangan Umum dan Komunikasi Publik Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Bambang Cahyo Murdoko menerima  kunjungan rombongan Praeses HKBP Distrik III Toba yang

Rabu, 30 Sep 2020 22:49 News

Ada Temuan Baru, Sidang PK Dzulmi Eldin Digelar di PN Medan

KETIKERS.COM - Sidang perdana peninjauan kembali (PK) yang diajukan Mantan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (30/09/2020).Pengajuan PK dilakukan

Selasa, 29 Sep 2020 18:52 News

Eksepsi Joni Perkara Senpi, Ditolak Hakim

 KETIKERS.COM - Keberatan (Eksepsi) Joni, terdakwa kasus kepemilikan Softgun tanpa izin ditolak Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata di ruang Cakra7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Se

Selasa, 29 Sep 2020 14:37 Didik

Gandeng Komunitas Gerakan Toba Bersih, BPODT Kampanyekan Adaptasi Kebiasaan Baru

KETIKERS.COM - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melakukan kampanye Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan menggandeng Komunitas Gerakan Toba Bersih. Kegiatan kampanye ini dilakukan dalam

Selasa, 29 Sep 2020 14:32 Bisnis

Pelabuhan Kuala Tanjung Tumbuh Pesat, Kunjungan Kapal Naik 30 Persen

KETIKERS.COM - Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dioperasikan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif pada tah

Minggu, 27 Sep 2020 19:59 Wisata

BPODT Dipinta Tegas Percepat Pembangunan Pariwisata Danau Toba

KETIKERS.COM - Anggota DPRD Sumut, Irwan Simamora meminta Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) mengambil sikap tegas jika ada pihak-pihak yang menghambat pembangunan Kawasan Toba Caldera Re

Ikuti Kami