• Home
  • News
  • Honor Programer Proyek EPC IPA Martubung Capai Rp 600 Juta, Cair Tanpa Tanda Terima

EPC IPA Martubung

Honor Programer Proyek EPC IPA Martubung Capai Rp 600 Juta, Cair Tanpa Tanda Terima

Administrator Selasa, 15 Januari 2019 12:31 WIB
KETIKERS.COM - MEDAN | Tidak adanya tanda terima dan ijin atas honor programer Scada dan PLC jaringan IPA Martubung yang terbilang cukup besar yakni berkisar Rp 600 Juta, terungkap pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Proyek EPC IPA Martubung di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Fakta ini diungkapkan oleh teknisi atau programer proyek, Sulman Tumanggor, yang dihadirkan sebagai saksi di Ruang Cakra 9 dalam persidangan perkara tersebut, Senin (14/1/2019). 

Dihadapan Ketua majelis hakim, Sapril Batubara dan penuntut Tipikor Kejari Belawan, Nurdiono serta para terdakwa, Sulman mengaku memang tidak masuk dalam struktur KSO Promits-Lju yang mengerjakan proyek tersebut, akan tetapi dipanggil Mahdi Aziz selaku Set Manager dalam proyek tersebut. 

"Saya diminta oleh Mahdi untuk pengerjaan programer, dan kemudian diarahkan menemui Flora. Dalam kesepakatan tersebut upah yang disetujui Rp 600 juta,"ungkap Sulman.

Lanjut Sulman, bahwa upahnya baru diterima 400 juta dan sisanya belum dibayarkan. 

Mendengar itu, penuntut umum menanyakan apakah dalam proses pencairan honornya ada tanda terima dan sudahkah meminta izin kepada PPK, Sulman menjawab tidak ada tanda terima dan belum meminta izin saat mengerjakan proyek tersebut kepada Suhairi selaku PPK.

Keterangan saksi hadir lainnya, yakni Arief dan Parlin selaku PPHP PDAM Tirtanadi dalam persidangan mendapat bantahan dari terdakwa Suhairi soal tanggungjawabnya selalu PPHP yang tidak bekerja. 

"Saya memang melaporkan progres atau laporan tentang perbaikan yang dilakukan penyedia jasa kepada PPHP, namun nyatanya tidak pernah ditindaklanjuti sehingga dianggap selesai,"ucap Suhairi sambil menyebutkan bahwa keberadaan PPHP dalam sebagai bentuk pengawasan dalam mengevaluasi sebelum serahterima hasil pengerjaan.

Mendengar itu kedua PPHP ini pun mengemukakan alasan kalau mereka sudah mempercayai laporan yang disampaikan. 

Sebelumnya, Arif menguraikan bahwa laporan PPHP tertanggal 29 Juli 2017, ada sebagian yang sudah selesai dan sebagian lagi masih dalam progres pengerjaan rekanan KsO PT Promits-PT LJU. Temuan tersebut ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris PPHP dan diteruskan kepada unsur Direksi PDAM Tirtanadi. 


Ketika dicecar mengenai apa reaksi unsur Direksi PDAM Tirtanadi Sumut, kata Arif, ada dikeluarkan Surat Keputusan. Menyikapi laporan dimaksud unsur Direksi kemudian mengeluarkan keputusan yakni agar penyedia jasa (KsO Promits-PT LJU memperbaiki item-item yang belum tuntas dikerjakan.

Sebagai anggota PPHP, saksi ikut menceklis item-item yang belum selesai dikerjakan rekanan dan memberikan paraf atas hasil temuan kekurangan pengerjaan IPA dan JPT Martubung. Sedangkan siapa yang mengkonsep surat hasil temuan PPHP, Arif mengaku tidak mengetahuinya.


Sementara saksi sebelumnya, Mahdi Azis selaku Manager Engineering, menjawab pertanyaan JPU Nurdiono mengakui adanya perubahan sejumlah harga dari isi kontrak  dari  Rencana Anggaran Belanja (RAB) 1 dalam dokumen penawaran dan RAB 2 dituangkan dalam soft drawing.


RAB yang dibuat ke dalam gambar selesai tanggal 24 Agustus 2014 diakuinya, over designe. Kondisi tersebut cenderung terjadi kesalahan sejak awal.


Namun saksi, tidak mengetahui pasti siapa yang ‘merestui’ perubahan RAB tersebut. Ketika didesak salah seorang anggota majelis hakim Rodslowny SH,  Mahdi kemudian menyarankan agar hal itu sebaiknya ditanyakan langsung kepada Bambang Sudi Mulyono selaku Site Manager pertama. Tidak diketahui apa alasan petinggi di PDAM Tirtanadi Sumut menggantikan posisi Bambang.

Dibagian lain saksi mengakui ada keterlambatan pengerjaan seperti item skada yakni sistem pengoperasian alat secara otomatis menggunakan sentuhan software. Sedangkan pengerjaan Programmable Logic Controllers (PLC), lanjut Mahdi, perpaduan antara software dengan hardware.(*) 
T#g:
Komentar
Sabtu, 18 Jan 2020 11:23 News

Junjung Tinggi Penegakan Hukum, FAS Gelar Konsultasi Hukum Gratis di Lapas Tebing Tinggi

 KETIKERS.COM - TEBING TINGGI, Penyuluhan sekaligus Konsultasi hukum digelar secara gratis bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.Acar

Kamis, 09 Jan 2020 12:36 News

Didakwa Langgar UU ITE, Tansri Chandra Terancam Hukuman Penjara

KETIKERS.COM - MEDAN,  Tansri Chandra alias Tan Ben Chong (73) yang dikenal sebagai pengusaha, resmi bestatus terdakwa setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edmond N Purba membacakan dakwaan terhadap

Senin, 06 Jan 2020 19:56 News

Panwaslih Medan Barat Jalin Sinergitas Bersama Polsek, Koramil dan Kecamatan

KETIKERS.COM - MEDAN,  Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020, tim Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Medan Barat, menjalin sinergitas dengan bersila

Selasa, 31 Des 2019 19:33 News

Pelindo 1 Gandeng Rumah Zakat dan ACT Gelar Siaga Sehat di Belawan

 KETIKERS.COM - MEDAN,  Pemeriksaan kesehatan gratis kepada sebanyak 500 warga digelar PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bekerjasama dengan Rumah Zakat dan Aksi Cepat Tanggap

Jumat, 27 Des 2019 22:55 News

Pelindo 1 Salurkan Bantuan Program Bina Lingkungan di Kota Dumai

KETIKERS.COM - DUMAI,  Bantuan Program Bina Lingkungan kepada delapan penerimanya disalurkan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)  atau Pelindo 1 Cabang Dumai di Kota Dumai, Riau, Jumat (27/12

Kamis, 26 Des 2019 18:52 News

Dakwaan Dinilai Kabur, Majelis Hakim Dimohon Vonis Bebas Plt Bupati Madina

 KETIKERS.COM - MEDAN, Dr Adi Mansar Lubis selaku Ketua Tim Penasehat Hukum (PH) Plt Kadis PUPR Madina Syahruddin (46) dan PPK Nazaruddin Sitorus ST (46), menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU

Senin, 23 Des 2019 17:26 Ragam

Pelindo 1 Gelar Sunat Massal, Diikuti Hingga 300 Anak

KETIKERS.COM - MEDAN,  PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 melalui anak perusahaannya yang bergerak di sektor rumah sakit PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM) bekerja sama dengan Yaya

Minggu, 22 Des 2019 12:11 Ragam

Puluhan Tahun Berlumpur, Warga Kebun Karang Inong Kini Bisa Nikmati Jalan

KETIKERS.COM - ACEH TIMUR,  Warga Kebun Karang Inong, Kecamatan Ranto Pereulak kini dapat tersenyum menikmati jalan dikampung tersebut, setelah dilakukan pengerasan yang sebelumnya puluhan tahun

Minggu, 22 Des 2019 06:23 Ragam

Kolaborasi Pemkab Atim Dengan IMI Atim Hadirkan Gelaran Sprint Rally Perdana di Atim

KETIKERS.COM -ACEH TIMUR, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur (Pemkab Atim) bekerjasama dengan Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (Korwil IMI) Atim, menggelar Sprint Rally Tahun 2019, setelah

Sabtu, 21 Des 2019 20:44 News

Jalan Menuju Tempat Pendidikan Nurul A'LA Berlumpur Parah, Warga Harap Pemerintah Peduli

 KETIKERS.COM - ACEH TIMUR, Jalan dari dan menuju tempat pendidikan Islam (Dayah) Nurul A'LA berlumpur sehingga anak - anak pengajian mengalami kesulitan untuk dapat melintasinya. Sofya

Jumat, 20 Des 2019 11:24 Bisnis

Yuk Akhir Tahun 2019 Gunakan IM3 Ooredoo, Ada Kuota Tambahan Hingga 5GB

KETIKERS.COM - MEDAN, Tambahan kuota 24 jam di akhir tahun bagi pengguna kartu IM3 Ooredoo khusus perdana freedom internet yang aktif pada tanggal 20 - 27 Desember 2019 yang berlaku di semua jaringan.

Kamis, 19 Des 2019 21:59 Didik

Pelindo 1 Goes to Campus Pascasarjana UMSU

Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang berada di Jalan Denai Medan, menjadi kampus terpilih bagi ajang Pelindo 1 Goes to Campus

Kamis, 19 Des 2019 16:21 News

Buka Seleksi Calon Anggota Polri, Polres Aceh Timur MoU Dengan Pemkab

KETIKERS.COM - ACEH TIMUR, Perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) guna pembinaan pelatihan bagi putra-putri Aceh Timur, sepakat ditandatangani oleh Polres Aceh Timur dan Peme

Kamis, 19 Des 2019 14:12 Didik

Bantuan Kursi Roda untuk Ibu Jamiah

KETIKERS.COM - ACEH TIMUR,   Jamiah (74), seorang ibu penyandang disabilitas yang merupakan warga Gampong Dusun Istirahat Gampong Tanoh Anoe Kecamatan Idirayeuk Kabupaten Aceh Timur, dapat t

Rabu, 18 Des 2019 22:32 News

Pelindo 1 Resmi Terima Sertifikat Green Port dari Kemenko Maritim

 KETIKERS.COM - SUMATERA BARAT, Sertifikat Green Port dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Maritim) resmi diterima PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelind

Rabu, 18 Des 2019 19:03 News

Gelapkan Hingga Rp4 Miliar Lebih, Suhendra Chudiharja Dituntut 3 Tahun Penjara

KETIKERS.COM - MEDAN,  Suhendra Chudiharja alias Ahwat (54), terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan sebesar Rp4,082 miliar, dituntut hukuman selama 3 tahun penjara. Jaksa Penuntut Umum (J

Ikuti Kami