• Home
  • News
  • Kesaksian Perkara Akta Palsu Sebut Akta Notaris Dibuat Tanpa Sepengetahuan Alm Jong Tjin Boen

PN Medan

Kesaksian Perkara Akta Palsu Sebut Akta Notaris Dibuat Tanpa Sepengetahuan Alm Jong Tjin Boen

Administrator Jumat, 17 September 2021 17:29 WIB
KETIKERS.COM -  Sidang dugaan penggelapan harta warisan melalui akta palsu dengan terdakwa David Putra Negoro alias Lim Kwek Liong kembali digelar di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (17/9/2021).


Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan, Riachad Sihombing dan Chandra Priono Naibaho menghadirkan saksi Yong Gwek Jan salah satu diantara ahli waris.


Dalam keterangan saksi, pada tanggal 21 Juli 2008, Yong Gwek Jan mengaku sedang berada di Singapura. Artinya, pada saat adanya Perjanjian Kesepakatan yang tertuang dalam Akta No 08 tgl 21 Juli 2008 di kantor notaris FN, saksi sedang menjaga orang tuanya (Alm Jong Tjin Boen) di RS Mount Elizabeth Singapura. 


"Tidak ada menghadap ke kantor notaris FN, karena pada tanggal 21 (Juli 2008) saya lagi di Singapura, menjaga bapak saya yang sakit. Jadi akta itu tidak diketahui oleh bapak saya (Alm Jong Tjin Boen)," ungkapnya menjawab pertanyaan JPU, di hadapan majelis hakim yang diketuai Dominggus Silaban. 


Saksi mengakui, dua saudaranya yakni Jong Nam Liong dan Mimiyanti pada tanggal yang sama juga turut berada di Singapura menjaga Ayahnya. Namun saksi keberatan, ternyata pada akta tersebut tercantum tandatangan dan cap jempol yang menurut saksi tidak pernah membubuhinya di kantor notaris. 

"Keberatan. Karena waktu terdakwa datang , kurang lebih 10 hari setelah almarhum ayahnya meninggal dunia cuma/hanya membawa dan menyerahkan 1 lembar kertas tidak ada tulisan dan tidak ada materai," beber wanita 80 tahun itu.

Namun diakuinya, jika selembar kertas itu telah dibubuhi tanda tangan dan cap jempol Jong Nam Liong dan Mimiyanti yang menurutnya hanya untuk pembagian dividen (keuntungan) perusahaan. Ternyata kata dia, tanpa sepengetahuannya bubuhannya itu dijadikan akta perjanjian bersama yang jelas merugikannya. 

"Dia (terdakwa) suruh katanya mau bagi uang bapak. Uang satu minggu baru diterima di transfer melalui rekening David," katanya. 

Terpisah, Longser Sihombing SH MH selaku kuasa hukum korban mengatakan bahwa pada dasarnya konstruksi kasus yang dialami kliennya sangat sederhana. 

"Jadi mengenai akte nomor 08 tertanggal 21 juli 2008 itu tidak memenuhi kebenaran syarat formil dan tidak memenuhi kebenaran syarat materil, para saksi ini dan Terdakwa serta istri kedua almarhum yang nama-namanya tercatat dalam akta 8 itu sedang berada di Singapura mendampingi almarhum suami/ orang tuanya sedang sakit. Tapi pada 21 juli 2008 kok ada akta oleh notaris inisial FN yang berkantor di Sei Kera Medan tentang kesepakatan perjanjian bersama," sebutnya.

"Dan saya tegaskan utk pengujian apakah proses akta 8 ini sudah sesuai mekanisme atau SOP telah diperiksa penyidik Ahli Kenotariatan DR HS, SH,MKn dan Prof EW," tambahnya.

Dijelaskan Longser Sihombing, menurut para saksi, pada kenyataannya para saksi diminta oleh terdakwa menandatangani dan membubuhi sidik jari pada selembar kertas kosong yang disodorkan terdakwa , waktu itu  kurang lebih sepuluh hari dari tgl 5 september  2008 (orangtuanya meninggal).

"Para saksi ini disodori satu lembar kertas oleh terdakwa dengan cara mendatangi rumah masing-masing tanpa tau untuk apa tujuannya ditandatangani dan pembubuhan sidik jari," katanya.

Lebih jauh disampaikannya, pihaknya telah menyurati Komisi Yudisial (KY) untuk memantau seluruh proses persidangan perkara tersebut agar berjalan sebagaimana seharusnya. 

"Kita tidak menuding macam-macam, kita hanya meminta KY untuk memantau seluruh proses persidangan perkara ini. Kita menghormati lembaga peradilan sebagai benteng terakhir para pencari keadilan," pungkasnya.

Diketahui dalam kasus ini, perbuatan terdakwa sebagaimana dalam dakwaan diatur dan diancam pidana dalam Pasal 266 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana dan atau pasal 362 KUHP dan/pasal 372 KUHP.(*)
T#g:
Komentar
Jumat, 22 Okt 2021 08:59 Bisnis

Kunjungi Belawan, Kualitas Jaringan 4G Plus Kuat Indosat Ooredoo Tetap Kuat

 KETIKERS.com - Dalam kunjungan Indosat Ooredoo Medan bersama insan media ke daerah pinggiran kota tepatnya di kawasan Belawan, kualiatas jaringan 4G Plus Kuat Indosat Ooredoo tetap dapat di

Senin, 04 Okt 2021 17:51 News

Empat Kader PDIP Gugat Megawati dan Hasto, Bawas MA dan KY Diharap Mengawasi Persidangan

KETIKERS.com -  Empat kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggugat Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke Pengadilan Negeri (PN) Balige,

Selasa, 21 Sep 2021 20:50 Bisnis

Visit Site dan Outlet Bersama Media, Indosat Ooredoo Buktikan Kekuatan Sinyal dan Kenaikan Penjualan

KETIKERS.COM - Visit Site dan Visit Outlet digelar Indosat Ooredoo Medan dengan mengajak awak media, guna membuktikan kekuatan sinyal dan melihat langsung penjualan produk disalah satu BTS dan ou

Jumat, 17 Sep 2021 17:29 News

Kesaksian Perkara Akta Palsu Sebut Akta Notaris Dibuat Tanpa Sepengetahuan Alm Jong Tjin Boen

KETIKERS.COM -  Sidang dugaan penggelapan harta warisan melalui akta palsu dengan terdakwa David Putra Negoro alias Lim Kwek Liong kembali digelar di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, J

Selasa, 14 Sep 2021 19:08 News

Kajari Medan Apresiasi dan Dukung Berdirinya Forwakum Sumut

KETIKERS.COM - Berdirinya Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) mendapat apresiasi dan dukungan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Teuku Rahmatsyah SH MH. Apresiasi terseb

Selasa, 14 Sep 2021 11:26 News

Rahudman Minta Pemko Medan Fokus Benahi Fasum dan Fasilitas Olahraga di Tasbih

KETIKERS.COM -  Pembenahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas olahraga di Kota Medan seharusnya menjadi perhatian serius Pemko Medan dalam mendukung slogan Kolaborasi Medan Berkah yang dicanang

Sabtu, 04 Sep 2021 18:09 Ragam

Manjakan Pelanggan di Harpelnas 2021, Indosat Ooredoo Hadirkan Gerai Online dan Ragam Hadiah Menarik

KETIKERS.COM - Indosat Ooredoo dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2021 melalui kartu saktinya IM3 Ooredoo, menghadirkan inovasi digital terkini GERAI ONLINE Indosat Ooredoo, guna m

Jumat, 03 Sep 2021 17:45 Bisnis

Kabar Gembira...IM3 Ooredoo Beri Kuota Dua Kali Lipat Bagi Pelanggan

KETIKERS.COM -  Provider yang identik dengan warna kuning merah yakni IM3 Ooredoo memberi kabar gembira bagi semua warga Kota Medan dengan benefit kepada para pelanggan setianya.“Ya mulai tangg

Minggu, 08 Agu 2021 19:58 News

Viral..! Sehat Ngaku Positif Covid-19 Tapi Berkeliaran di Warung-warung Makan Ditempat

KETIKERS.COM -  Beberapa video berdurasi pendek menggambarkan aktivitas seorang pria yang terpapar covid-19, namun berkeliaran makan di warung-warung yang ada di Kota Medan membuat warga heboh. P

Minggu, 01 Agu 2021 11:48 News

Manajemen Indosat Ooredoo Medan Berganti, Rendy Meiro Kembali Jabat Marketing Communications

KETIKERS.COM -  Manajemen Indosat Ooredoo Medan mulai dari AVP-Head Of Sales Area Medan hingga Marketing Communications, memasuki awal bulan agustus 2021 mengalami perubahan.Sebelumnya jabatan AV

Kamis, 29 Jul 2021 15:05 News

Para Korban Kasus Investasi Bodong Kecewa, Hakim Tetapkan Terdakwa Kesaksian Palsu Ditangguhkan Penahanannya

KETIKERS.COM -  Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat yang mengadili perkara kesaksian palsu atas kasus investasi bodong, menetapkan penangguhan penahanan bagi terdakwanya yakni Sri Bulana

Selasa, 27 Jul 2021 18:55 Ragam

BLIA Sumut dan Walubi Sumut bersama Polrestabes Medan Salurkan 1200 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak PPKM

KETIKERS.COM - Perkumpulan Sinar Buddha Indonesia Sumatera Utara (BLIA Sumut) bergandengan tangan dengan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Sumut bersama Polrestabes Medan, salurkan bantuan

Senin, 26 Jul 2021 18:18 News

Duh...Kembar Cantik Adukan Kembarannya ke Polisi Gara-gara Facebook

KETIKERS.COM -  Wanita cantik yang juga seorang ibu bernama Rahma Dhana didampingi pengacaranya dari Kantor Hukum Luri Neri Tarigan SH MH & Rekan mendatangi Sentra Pengaduan Masyarakat (Dumas) Po

Kamis, 15 Jul 2021 13:10 News

Sigap Tanggap PPKM Darurat, PN Medan Perketat Prokes

KETIKERS.COM -  Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) tindak lanjut atas diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Med

Selasa, 13 Jul 2021 22:37 News

Sambut HBA ke-61, Kejari Siak Gelar Baksos Salurkan Ratusan Paket Sembako

KETIKERS.COM -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menggelar rangkaian Bakti Sosial (Baksos) di 121 kampung yang ada di Kabupaten Siak, Riau dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61.&n

Kamis, 24 Jun 2021 15:29 News

Bersaksi Palsu di Pengadilan, Kakak Beradik Disidik dan Jadi Tersangka

KETIKERS.COM - Kakak beradik Sri Bulana br Sitepu dan Rosmina br Sitepu harus menanggung  akibat atas kesaksiannya yang diduga palsu saat dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, sebagai

Ikuti Kami