• Home
  • News
  • Para Korban Kasus Investasi Bodong Kecewa, Hakim Tetapkan Terdakwa Kesaksian Palsu Ditangguhkan Penahanannya

PN Stabat

Para Korban Kasus Investasi Bodong Kecewa, Hakim Tetapkan Terdakwa Kesaksian Palsu Ditangguhkan Penahanannya

Administrator Kamis, 29 Juli 2021 15:05 WIB
Luri Neri Tarigan SH MH
KETIKERS.COM -  Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat yang mengadili perkara kesaksian palsu atas kasus investasi bodong, menetapkan penangguhan penahanan bagi terdakwanya yakni Sri Bulana br Sitepu. Penetapan oleh majelis hakim yang diketuai  As’ad Rahim Lubis SH MH dengan hakim anggota Dicki Irvandi SH MH dan Sapri Tarigan SH MH ini, tentunya membuat para korban kasus investasi bodong tersebut sangat kecewa. 

Melalui kuasa hukum para korban dari Kantor Hukum Luri Neri Tarigan SH MH dan Rekan menyatakan sangat menyesalkan apa yang dilakukan oleh majelis hakim tersebut. Padahal penetapan sebelumnya agar dilakukan penahanan terhadap Sri Bulana br Sitepu, ditetapkan oleh Ketua Majelis Hakim Dr Edy Siong SH MH yang menangani perkara duga penipuan dan penggelapan investasi bodong dengan terdakwanya Susi Susanti.

"Penetapan ini sangat mengecewakan, pasalnya Majelis Hakim jugalah yang mengeluarkan surat penetapan dengan memerintahkan penyidik melalui penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Stabat untuk melakukan penyelidikan terhadap saksi Sri Bulana karena telah memberikan keterangan palsu di pengadilan berdasarkan pasal 242 ayat (1) KUHP tentang keterangan palsu dibawah sumpah," tegas Luri Neri Tarigan SH MH, Kamis (29/07/2021).

Lanjutnya, penetapan penahanan yang dikeluarkan sebelumnya telah cukup kuat jadi bukti dugaan seseorang melakukan tindak pidana. Juga terdapat alasan dikhawatiran terdakwa melarikan diri, menghilangkan atau merusak barang bukti dan mengulangi tindak pidana yang dipersangkakan kepadanya. Penahanan juga bertujuan untuk mempermudah atau memperlancar proses pemeriksaan, mejamin kehadiran terdakwa ketika diperlukan dalam setiap tahapan proses hukum.

"Mengingat terdakwa Sri Bulana pada saat dipanggil menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pengelapan dan penipuan investasi bodong yang dilakukan terdakwa Susi Susanti tidak hadir walau sudah dipanggil berkali-kali, sehingga dilakukan pemanggilan secara paksa. Hal tersebut merupakan indikasi yang tidak menghormati proses dalam persidangan," ungkapnya.

Luri Neri Tarigan SH MH menjelaskan, R Soesilo dalam bukunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menyatakan bahwa supaya dapat dihukum pembuat harus mengetahui bahwa ia memberikan suatu keterangan dengan sadar bertentangan dengan kenyataan dan bahwa ia memberikan keterangan palsu ini di atas sumpah. Suatu keterangan palsu itu menyatakan keadaan lain dari pada keadaan yang sebenarnya dengan dikehendaki (disengaja).

"Hal ini harusnya menjadi pertimbangan Majelis Hakim untuk memberikan penangguhan penahanan dalam proses persidangan. Apa yang menjadi pertimbangan majelis hakim menjadi tanda tanya besar. Melihat kemudahan yang diberikan majelis hakim kepada terdakwa bagaimana pula nanti proses dalam persidangan selanjutnya sampai pada putusan??? Hanya hakimlah dengan Tuhan yang tahu semua ini," pungkas Luri Neri Tarigan SH MH.

Untuk diketahui, Sri Bulana br Sitepu  sebelumnya diduga memberikan kesaksian palsu saat hadir sebagai saksi dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan atas terdakwa Susi Susanti als Susi br Parangin-angin di PN Stabat.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumondang Siregar SH MH diperintahkan untuk melakukan penyidikan dugaan tindak pidana pemberian keterangan palsu di bawah sumpah berdasarkan surat penetapan yang ditandatangani Majelis Hakim yang diketuai Dr Edy Siong SH MH.

Sri Bulana pada tanggal 15 Juni 2021, usai persidangan langsung dibuat surat penetapan penyidikannya, dan  ditetapkan sebagai tersangka. 

Luri Neri Tarigan SH MH mengungkap, kerugian para korban atas penipuan bisnis mendulang emas yang dilakukan terdakwa, sebenarnya mencapai sebesar Rp 4 miliar 83 Juta lebih.(*)
T#g:
Komentar
Selasa, 21 Sep 2021 20:50 Bisnis

Visit Site dan Outlet Bersama Media, Indosat Ooredoo Buktikan Kekuatan Sinyal dan Kenaikan Penjualan

KETIKERS.COM - Visit Site dan Visit Outlet digelar Indosat Ooredoo Medan dengan mengajak awak media, guna membuktikan kekuatan sinyal dan melihat langsung penjualan produk disalah satu BTS dan ou

Jumat, 17 Sep 2021 17:29 News

Kesaksian Perkara Akta Palsu Sebut Akta Notaris Dibuat Tanpa Sepengetahuan Alm Jong Tjin Boen

KETIKERS.COM -  Sidang dugaan penggelapan harta warisan melalui akta palsu dengan terdakwa David Putra Negoro alias Lim Kwek Liong kembali digelar di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, J

Selasa, 14 Sep 2021 19:08 News

Kajari Medan Apresiasi dan Dukung Berdirinya Forwakum Sumut

KETIKERS.COM - Berdirinya Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) mendapat apresiasi dan dukungan dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Teuku Rahmatsyah SH MH. Apresiasi terseb

Selasa, 14 Sep 2021 11:26 News

Rahudman Minta Pemko Medan Fokus Benahi Fasum dan Fasilitas Olahraga di Tasbih

KETIKERS.COM -  Pembenahan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas olahraga di Kota Medan seharusnya menjadi perhatian serius Pemko Medan dalam mendukung slogan Kolaborasi Medan Berkah yang dicanang

Sabtu, 04 Sep 2021 18:09 Ragam

Manjakan Pelanggan di Harpelnas 2021, Indosat Ooredoo Hadirkan Gerai Online dan Ragam Hadiah Menarik

KETIKERS.COM - Indosat Ooredoo dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2021 melalui kartu saktinya IM3 Ooredoo, menghadirkan inovasi digital terkini GERAI ONLINE Indosat Ooredoo, guna m

Jumat, 03 Sep 2021 17:45 Bisnis

Kabar Gembira...IM3 Ooredoo Beri Kuota Dua Kali Lipat Bagi Pelanggan

KETIKERS.COM -  Provider yang identik dengan warna kuning merah yakni IM3 Ooredoo memberi kabar gembira bagi semua warga Kota Medan dengan benefit kepada para pelanggan setianya.“Ya mulai tangg

Minggu, 08 Agu 2021 19:58 News

Viral..! Sehat Ngaku Positif Covid-19 Tapi Berkeliaran di Warung-warung Makan Ditempat

KETIKERS.COM -  Beberapa video berdurasi pendek menggambarkan aktivitas seorang pria yang terpapar covid-19, namun berkeliaran makan di warung-warung yang ada di Kota Medan membuat warga heboh. P

Minggu, 01 Agu 2021 11:48 News

Manajemen Indosat Ooredoo Medan Berganti, Rendy Meiro Kembali Jabat Marketing Communications

KETIKERS.COM -  Manajemen Indosat Ooredoo Medan mulai dari AVP-Head Of Sales Area Medan hingga Marketing Communications, memasuki awal bulan agustus 2021 mengalami perubahan.Sebelumnya jabatan AV

Kamis, 29 Jul 2021 15:05 News

Para Korban Kasus Investasi Bodong Kecewa, Hakim Tetapkan Terdakwa Kesaksian Palsu Ditangguhkan Penahanannya

KETIKERS.COM -  Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat yang mengadili perkara kesaksian palsu atas kasus investasi bodong, menetapkan penangguhan penahanan bagi terdakwanya yakni Sri Bulana

Selasa, 27 Jul 2021 18:55 Ragam

BLIA Sumut dan Walubi Sumut bersama Polrestabes Medan Salurkan 1200 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak PPKM

KETIKERS.COM - Perkumpulan Sinar Buddha Indonesia Sumatera Utara (BLIA Sumut) bergandengan tangan dengan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Sumut bersama Polrestabes Medan, salurkan bantuan

Senin, 26 Jul 2021 18:18 News

Duh...Kembar Cantik Adukan Kembarannya ke Polisi Gara-gara Facebook

KETIKERS.COM -  Wanita cantik yang juga seorang ibu bernama Rahma Dhana didampingi pengacaranya dari Kantor Hukum Luri Neri Tarigan SH MH & Rekan mendatangi Sentra Pengaduan Masyarakat (Dumas) Po

Kamis, 15 Jul 2021 13:10 News

Sigap Tanggap PPKM Darurat, PN Medan Perketat Prokes

KETIKERS.COM -  Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) tindak lanjut atas diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Med

Selasa, 13 Jul 2021 22:37 News

Sambut HBA ke-61, Kejari Siak Gelar Baksos Salurkan Ratusan Paket Sembako

KETIKERS.COM -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menggelar rangkaian Bakti Sosial (Baksos) di 121 kampung yang ada di Kabupaten Siak, Riau dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61.&n

Kamis, 24 Jun 2021 15:29 News

Bersaksi Palsu di Pengadilan, Kakak Beradik Disidik dan Jadi Tersangka

KETIKERS.COM - Kakak beradik Sri Bulana br Sitepu dan Rosmina br Sitepu harus menanggung  akibat atas kesaksiannya yang diduga palsu saat dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, sebagai

Selasa, 22 Jun 2021 20:52 News

Dinilai Tak Bersalah, Anwar Tanuhadi Harus Bebas !

KETIKERS.COM -  Majelis hakim yang diketuai Murni SH diminta untuk membebaskan Anwar Tanuhadi dari segala dakwaan dan tuntutan pidana dikarenakan tak terbukti bersalah melakukan tindak pidana pen

Selasa, 25 Mei 2021 19:29 Ragam

Sebanyak 2.300 Paket Ikan Dibagikan SKIPM Medan II kepada Masyarakat

KETIKERS.COM -  Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Medan II bersama Pemerintah Kota Medan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tent

Ikuti Kami