• Home
  • News
  • Saksi Sebut Kepemilikan Softgun Harus Ada Ijin Dalam Sidang Joni

Saksi Sebut Kepemilikan Softgun Harus Ada Ijin Dalam Sidang Joni

Administrator Rabu, 11 November 2020 20:36 WIB
KETIKERS.COM -  Air Softgun tergolong senjata api yang dipergunakan untuk olah raga dan sejenisnya. Namun walaupun demikian pemilik Air Softgun harus memiliki izin. 

Hal tersebut seperti kesaksian ahli senjata dari Polda Sumut, Edy Tuah Saragih dibawah sumpah yang dibacakan JPU Anwar Ketaren dihadapan Majelis Hakim diketuai Jarihat Simarmata, dalam sidang lanjutan perkara kepemilikan air softgun atas terdakwa Joni di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya saksi lagi, apabila tidak memiliki izin menggunakan senjata Air Softgun ini bisa dipidana sesuai PU 20/1960 Jo KEP Kapolri Nomor : SKEP/82/II/2014 JO R/13/I/2005, pengertian senjata api berarti alat apa saja yang sudah terpasang atau pun yang dapat mengeluarkan proyektil akibat perkembangan gas-gas yang dihasilkan dan penyalaan bahan yang mudah terbakar didalam alat tersebut, dan termasuk senjata buatan sendiri seperti senjata rakitan, serta tambahan yang dirancang atau dipasang pada alat demikian. 

Senjata api tiruan berarti benda apa saja yang serupa dengan senjata api yang layak disangka senjata api termasuk softgun.

Masih dalam kesaksiannya bahwa merujuk keputusan Kapolri Nomor Polisi : SKEP/82/II/2004, tanggal 16 Februari 2004 tentang petunjuk pelaksaan pengawasan dan pengendalian senjata api Non Organik TNI/Polri bahwa senjata yang menyerupai senjata api (air softgun) senapan angin (air rifle) tersebut termasuk peralatan keamanan yang digolongkan senjata api.

Sebelum dibacakannya keterangan saksi dari poldasu tersebut pihak terdakwa melalui Penasehat Hukumnya Sahrul keberatan apabila keterangan saksi Edy Tuah Saragih dibacakan. 

Namun JPU Anwar Kataren menjelaskan pada majelis hakim bahwa keterangan saksi ini sudah disumpah.Tetap saja PH terdakwa keberatan. Selanjutnya majelis hakim mempersilahkan JPU untuk membacakan keterangan saksi dan keberatan PH dicatat.

Majelis hakim kembali menanyakan JPU, apakah pemanggilan saksi sudah dilakukan ketiga kalinya ya pak jaksa?. 

"Iya pak hakim bahkan saksi sedang berada di bandara Kualanamu mau berangkat ke Jakarta untuk tugas," terang Kataren.

Namun pihak dari Penasehat Hukum terdakwa Joni meminta agar video call, namun JPU tidak dapat menghubungi saksi. Majelis hakim mengatakan pada Penasehat Hukum Joni, keberatannya tetap dicatat.

Selanjutnya majelis hakim menanyakan kembali pada PH terdakwa apakah akan menghadirkan saksi adecharge (saksi yang meringankan) terdakwa. 

Menurut PH Joni akan menghadirkan saksi adecharge pada persidangan berikutnya. Kemudian majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan untuk mberi kesempatan pada PH terdakwa untuk menghadirkan saksi yang dimaksud. Sebelumnya dalam dakwaan jaksa terdakwa dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951.(*)
T#g:
Komentar
Rabu, 25 Nov 2020 18:53 News

Joni Dituntut 2 Tahun Penjara Karena Miliki Softgun Tanpa Izin

 KETIKERS.COM - Joni, terdakwa kasus kepemilikan Softgun tanpa izin dituntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejatisu, Anwar Ketaren di ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (P

Kamis, 19 Nov 2020 16:46 Ragam

Bantuan Kuota dan Masker IM3 Mewakili Senyum Shiva untuk Negeri di Masa Pandemi

KETIKERS.COM - Nama gadis kecil yang selalu ceria namun sedikit pemalu itu Shiva. Ia salah satu siswi yang terpaksa kehilangan momen bersejarah dalam proses pendidikannya akibat Pandemi Covid 19.

Rabu, 18 Nov 2020 20:13 News

Hadir Sebagai Ahli Pidana, Rocky Sebut Hal ini Dalam Sidang Softgun Joni

KETIKERS.COM -  Ahli Pidana Universitas Pancasila, Rocky Marbun dengan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata sempat terlibat perdebatan saat digelarnya sidang kepemilikan Air Softgun deng

Rabu, 11 Nov 2020 20:36 News

Saksi Sebut Kepemilikan Softgun Harus Ada Ijin Dalam Sidang Joni

KETIKERS.COM -  Air Softgun tergolong senjata api yang dipergunakan untuk olah raga dan sejenisnya. Namun walaupun demikian pemilik Air Softgun harus memiliki izin. Hal tersebut seperti kesa

Minggu, 25 Okt 2020 09:20 Wisata

Songsong Kaldera Jadi Wisata Dunia, BPODT Gelar Pelatihan Kuliner Bagi Warga Setempat

KETIKERS.COM - Pelatihan Kuliner bagi warga Desa Pardamean Sibisa, Motung dan Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba digelar oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT)Pelatihan bertuju

Kamis, 22 Okt 2020 19:07 News

Kejari Medan dan KPU Medan Teken Perjanjian Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

KETIKERS.COM -  Penandatanganan Perjanjian Kerjasama perdata dan tata usaha negara antara Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan dilakukan di Kantor KPU Kot

Selasa, 20 Okt 2020 19:49 News

Ini Kesaksian Polisi Atas Penemuan Softgun Joni

KETIKERS.COM -  Empat orang saksi dari personil kepolisian dihadirkan dalam sidang lanjutan terdakwa Joni atas kasus kepemilikan Softgun tanpa izin, diruang Cakra 7, Pengadilan Negeri Medan, Sela

Rabu, 14 Okt 2020 16:46 News

Melalui PK, Junaidi Matondang Harap MA Batalkan Putusan Dzulmi Eldin di PN Medan

KETIKERS.COM - Babak akhir sidang permohonan PK (Peninjauan Kembali) mantan Walikota Medan, Dzulmi Eldin beragendakan penyerahan kesimpulan pemohon dan termohon di Ruang Cakra-4 Pengadilan N

Jumat, 09 Okt 2020 19:08 Bisnis

Bongkar Muat Meningkat Pesat, Pelindo 1 Lakukan Percepatan Pengembangan Kuala Tanjung Port dan Industrial Estate

KETIKERS.COM - Pelabuhan Kuala Tanjung yang dikelola anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1, sejak beroperasi pada 2019, kinerjanya terus meningkat dengan semakin banya

Jumat, 02 Okt 2020 18:11 News

Pelindo 1 Tanjungpinang Peduli UMKM Ratusan Juta Dana Kemitraan Disalurkan

KETIKERS.COM - PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 Cabang Tanjungpinang menyalurkan dana program kemitraan tahun 2020 sebesar Rp 275 juta kepada lima pelaku usaha mikro, kecil, dan

Kamis, 01 Okt 2020 18:17 Wisata

Kunjungi BPODT, Praeses HKBP Distrik III Toba Apresiasi Pengembangan Pariwisata Danau Toba

KETIKERS.COM - Direktur Keuangan Umum dan Komunikasi Publik Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Bambang Cahyo Murdoko menerima  kunjungan rombongan Praeses HKBP Distrik III Toba yang

Rabu, 30 Sep 2020 22:49 News

Ada Temuan Baru, Sidang PK Dzulmi Eldin Digelar di PN Medan

KETIKERS.COM - Sidang perdana peninjauan kembali (PK) yang diajukan Mantan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (30/09/2020).Pengajuan PK dilakukan

Selasa, 29 Sep 2020 18:52 News

Eksepsi Joni Perkara Senpi, Ditolak Hakim

 KETIKERS.COM - Keberatan (Eksepsi) Joni, terdakwa kasus kepemilikan Softgun tanpa izin ditolak Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata di ruang Cakra7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Se

Selasa, 29 Sep 2020 14:37 Didik

Gandeng Komunitas Gerakan Toba Bersih, BPODT Kampanyekan Adaptasi Kebiasaan Baru

KETIKERS.COM - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melakukan kampanye Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan menggandeng Komunitas Gerakan Toba Bersih. Kegiatan kampanye ini dilakukan dalam

Selasa, 29 Sep 2020 14:32 Bisnis

Pelabuhan Kuala Tanjung Tumbuh Pesat, Kunjungan Kapal Naik 30 Persen

KETIKERS.COM - Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) yang dioperasikan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 menunjukkan pertumbuhan kinerja yang positif pada tah

Minggu, 27 Sep 2020 19:59 Wisata

BPODT Dipinta Tegas Percepat Pembangunan Pariwisata Danau Toba

KETIKERS.COM - Anggota DPRD Sumut, Irwan Simamora meminta Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) mengambil sikap tegas jika ada pihak-pihak yang menghambat pembangunan Kawasan Toba Caldera Re

Ikuti Kami