• Home
  • News
  • Sidang Perkara Senpi Joni Diminta Agar Lanjut Digelar

PN Medan

Sidang Perkara Senpi Joni Diminta Agar Lanjut Digelar

Administrator Selasa, 22 September 2020 20:32 WIB
KETIKERS.COM - Eksepsi yang diajukan oleh Joni, terdakwa kasus tindak pidana senjata api atau benda tajam, ditolak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anwar Ketaren dan meminta agar majelis hakim yang menyidangkan perkara tersebut melanjutkan persidangan.

Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata, JPU Anwar Ketaren menyampaikan penolakan tersebut, dalam sidang lanjutan beragendakan tanggapan jaksa atas eksepsi terdakwa Joni di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/9/2020).

Anwar beralasan, penolakan atas eksepsi tersebut karena surat dakwaan yang diajukan oleh JPU sudah sesuai dengan syarat formil dan materil sehingga layak dilanjutkan ke persidangan.

"Oleh karena itu kesimpulannya, penuntut umum memohon kiranya majelis hakim menerima surat Dakwaan penuntut umum dan menyatakan menolak eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa," ucap Anwar Ketaren.

Usai mendengar tanggapan atas eksepsi yang diajukan JPU, majelis hakim kemudian menunda sidang hingga pekan depan untuk agenda mendengarkan jawaban penasehat hukum terdakwa atas tanggapan yang diajukan terdakwa. 

Sebelumnya dalam nota eksepsinya, kuasa hukum terdakwa mengatakan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) dibuat dengan tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap menjadi dakwaan yang kabur sehingga batal demi hukum.

Atas uraian eksepsi/keberatan yang telah disampaikan, tim penasihat hukum terdakwa memohon agar majelis hakim menerima dalil-dalil serta alasan-alasan yang diuraikan dalam eksepsi atau keberatan atas surat dakwaan jaksa.

Dikutip dari dakwaan JPU Anwar Ketaren disebutkan kasus ini bermula pada 7 Februari 2020 sekitar pukul 07.30 WIB, terdakwa digerebek petugas kepolisian di rumahnya di Jalan Komplek Brayan City Kelurahan Pulo Brayan Kecamatan Medan Barat Kota Medan.
 
Saat itu, petugas mencurigai terdakwa masuk ke dalam jaringan judi online. Ketika menggeledah rumah terdakwa, petugas menemukan sebuah tas jinjing yang disimpan di dalam lemari.

"Ternyata, tas itu berisi sepucuk senjata Air Soft Gun lengkap dengan tabung gas dan gotri/mimis," ucap jaksa.

Jaksa menjelaskan, di hadapan petugas, terdakwa tidak dapat menunjukkan izin atas kepemilikan dan menyimpan senjata Air Soft Gun tersebut.

Terdakwa mengakui bahwa senjata tersebut diperoleh dengan cara membeli dari seseorang bernama Indra Gunawan alias Asiong yang bekerja sebagai pengurus satpam Komplek Brayan City seharga Rp1.500.000, pada tahun 2017.

"Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951," pungkas jaksa.(*)
T#g:
Komentar
Minggu, 01 Agu 2021 11:48 News

Manajemen Indosat Ooredoo Medan Berganti, Rendy Meiro Kembali Jabat Marketing Communications

KETIKERS.COM -  Manajemen Indosat Ooredoo Medan mulai dari AVP-Head Of Sales Area Medan hingga Marketing Communications, memasuki awal bulan agustus 2021 mengalami perubahan.Sebelumnya jabatan AV

Kamis, 29 Jul 2021 15:05 News

Para Korban Kasus Investasi Bodong Kecewa, Hakim Tetapkan Terdakwa Kesaksian Palsu Ditangguhkan Penahanannya

KETIKERS.COM -  Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Stabat yang mengadili perkara kesaksian palsu atas kasus investasi bodong, menetapkan penangguhan penahanan bagi terdakwanya yakni Sri Bulana

Selasa, 27 Jul 2021 18:55 Ragam

BLIA Sumut dan Walubi Sumut bersama Polrestabes Medan Salurkan 1200 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak PPKM

KETIKERS.COM - Perkumpulan Sinar Buddha Indonesia Sumatera Utara (BLIA Sumut) bergandengan tangan dengan Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Sumut bersama Polrestabes Medan, salurkan bantuan

Senin, 26 Jul 2021 18:18 News

Duh...Kembar Cantik Adukan Kembarannya ke Polisi Gara-gara Facebook

KETIKERS.COM -  Wanita cantik yang juga seorang ibu bernama Rahma Dhana didampingi pengacaranya dari Kantor Hukum Luri Neri Tarigan SH MH & Rekan mendatangi Sentra Pengaduan Masyarakat (Dumas) Po

Kamis, 15 Jul 2021 13:10 News

Sigap Tanggap PPKM Darurat, PN Medan Perketat Prokes

KETIKERS.COM -  Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) tindak lanjut atas diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Med

Selasa, 13 Jul 2021 22:37 News

Sambut HBA ke-61, Kejari Siak Gelar Baksos Salurkan Ratusan Paket Sembako

KETIKERS.COM -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak menggelar rangkaian Bakti Sosial (Baksos) di 121 kampung yang ada di Kabupaten Siak, Riau dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61.&n

Kamis, 24 Jun 2021 15:29 News

Bersaksi Palsu di Pengadilan, Kakak Beradik Disidik dan Jadi Tersangka

KETIKERS.COM - Kakak beradik Sri Bulana br Sitepu dan Rosmina br Sitepu harus menanggung  akibat atas kesaksiannya yang diduga palsu saat dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, sebagai

Selasa, 22 Jun 2021 20:52 News

Dinilai Tak Bersalah, Anwar Tanuhadi Harus Bebas !

KETIKERS.COM -  Majelis hakim yang diketuai Murni SH diminta untuk membebaskan Anwar Tanuhadi dari segala dakwaan dan tuntutan pidana dikarenakan tak terbukti bersalah melakukan tindak pidana pen

Selasa, 25 Mei 2021 19:29 Ragam

Sebanyak 2.300 Paket Ikan Dibagikan SKIPM Medan II kepada Masyarakat

KETIKERS.COM -  Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Medan II bersama Pemerintah Kota Medan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tent

Senin, 24 Mei 2021 20:33 News

Diborgol Kenakan Rompi Tahanan, Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jalani Sidang Lanjutan

Terdakwa Yan Prana saat dibawa dan keluar dari pengadilan, dikawal cukup ketat dengan tangan diborgol serta menggunakan rompi tahanan.

Sabtu, 22 Mei 2021 00:00 News

Kajari Siak Dharmabella Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Para Terdakwa

Tidak ada perlakuan khusus (bagi para terdakwa). Semua terdakwa yang ditahan akan tetap diperlakukan sama

Senin, 10 Mei 2021 15:47 Bisnis

Ini Mengapa Produktivitas Layanan TCK Pelindo 1 Meningkat Dua Kali Lipat

Layanan TCK di Pelabuhan Belawan dengan sistem operasional terpadu, realtime dan mengurangi potensi loss cargo dengan menggunakan teknologi Telescopic Chute pertama di Indonesia

Sabtu, 08 Mei 2021 16:31 Ragam

Beri Bantuan dan Ragam Kegiatan Pelindo 1 Warnai Ramadhan 1442 H

Program Pelindo 1 ini merupakan kewajiban kami baik perusahaan/perorangan untuk memperhatikan lingkungan sekitar terutama kewajiban kepada anak yatim

Jumat, 07 Mei 2021 22:18 Bisnis

Ini Mengapa Pelindo 1 Jalin Kerjasama Dengan Port of Rotterdam & Zhejiang Seaport Group

Pemerintah Republik Indonesia mendukung komitmen Pelindo 1 untuk melakukan akselerasi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Kuala Tanjung

Jumat, 07 Mei 2021 18:12 Didik

Inalum Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Jaga Kelestarian Danau Toba

Kondisi penurunan Tinggi Muka Air Danau Toba ini dapat berdampak bagi keberlangsungan ekosistem lingkungan

Rabu, 05 Mei 2021 15:12 Didik

Pelindo 1 Ajak Melek Baca dan Tulis Anak-anak Dusun Kurandak

Pelindo 1 memberikan perlengkapan belajar kepada puluhan anak yang memiliki keterbatasan literasi, untuk menumbuhkan kecintaan pada dunia pendidikan dan maritim

Ikuti Kami