• Home
  • Bisnis
  • Pelindo 1 Kerjasama Industri Smelter Tembaga Guna Pacu Kinerja Kuala Tanjung PIE

Pelindo 1

Pelindo 1 Kerjasama Industri Smelter Tembaga Guna Pacu Kinerja Kuala Tanjung PIE

Administrator Kamis, 29 April 2021 15:04 WIB
KETIKERS.COM - Pelindo 1 terus melakukan akselerasi pengembangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE) dengan mengembangkan potensi besar Kuala Tanjung Industrial Zone guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara Pelindo 1 melalui anak perusahaannya, PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dengan Union Resources & Engineering Co., Ltd (UREC) tentang pemanfaatan lahan dan infrastruktur di Kawasan Industri Kuala Tanjung pada Selasa, 27 April 2021 di Grha Pelindo Satu Medan.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT PPK, Jansen Sitohang dengan Chief Representative of Jakarta Office, Indonesia UREC Co., Ltd, Meng Zhanqian yang disaksikan oleh Direktur Utama Pelindo 1, Prasetyo dan Direktur Teknik Pelindo 1 yang sekaligus menjadi Komisaris PT PPK, Hosadi Apriza Putra. Ruang lingkup kerjasama ini melingkupi pemanfaatan lahan dan infrastruktur dasar yang akan disediakan oleh Pelindo 1 melalui anak usahanya, PT PPK untuk kebutuhan pembangunan smelter tembaga milik UREC di Kawasan Industri Kuala Tanjung. Smelter tembaga ini akan dibangun di area seluas 100 Ha yang terintegrasi dengan pelabuhan.

“Kuala Tanjung berada dalam posisi yang sangat strategis, di tengah jalur utama Selat Malaka sehingga keberadaan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE) berpotensi besar sebagai simpul penting dalam jaringan logistik dan supply chain global. Sehingga Kuala Tanjung akan menjadi pelabuhan masa depan Indonesia,” jelas Direktur Utama Pelindo 1, Prasetyo. 

Prasetyo menambahkan bahwa Pelindo 1 sudah melakukan kerjasama global logistik dengan sejumlah strategic partner untuk mengakselerasi pengembangan Kuala Tanjung PIE. Dalam mengembangkan Kuala Tanjung PIE yang terdiri dari dua bagian yang terintegrasi antara kawasan pelabuhan (Kuala Tanjung Multipurpose Terminal) dan kawasan industri (Kuala Tanjung Industrial Zone), Pelindo 1 akan menggandeng Zhejiang Seaport dan Port Rotterdam sebagai operator pelabuhan yang terbesar di Asia dan Eropa dengan memiliki jaringan logistik global. Tak hanya itu, pemerintah juga mendukung penuh dan mendorong Pelindo 1 untuk melakukan percepatan pengembangan industrial area.

Pengembangan Kuala Tanjung PIE ditandai dengan telah beroperasinya Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sejak tahun 2019 yang diproyeksikan sebagai the Next Indonesia’s Logistic and Supply Chain Hub, pelabuhan ini didesain untuk mengakomodasi kapal-kapal berukuran besar dengan bobot 50.000 DWT (dead weight tonnage) serta berbagai jenis muatan, dari petikemas, curah cair, hingga general cargo. 

Sedangkan untuk Kuala Tanjung Industrial Zone (KTIZ) dikembangkan di area seluas 3.400 Ha dengan memiliki potensi segmen industri yang beragam, baik itu port associate industry maupun yang non-port associate industry, di antaranya: aluminium, palm oil, iron & steel, rubber, petrochemical, produk makanan, serta segmen industri lainnya. Kawasan ini juga akan diperkuat dengan tersedianya berbagai layanan pendukung seperti bunkering service, logistic service, dan warehousing, serta dilengkapi juga dengan penyediaan listrik, jaringan pipa gas, air bersih, pengelolaan limbah, dan jaringan utilitas lainnya. 

“Kami berterimakasih kepada UREC yang memilih Kawasan Industri Kuala Tanjung untuk membangun smelter, kami akan menyiapkan sumber daya untuk terus mendukung pembangunannya. Dengan hadirnya UREC di Kuala Tanjung, kami berharap ke depannya akan semakin banyak investor yang masuk ke Kawasan Industri Kuala Tanjung yang memiliki lokasi yang strategis dengan terkoneksi jaringan transportasi terpadu berupa jalan tol Trans-Sumatera dan jaringan jalur kereta api, serta berada di Pulau Sumatera yang memiliki tiga pelabuhan besar yakni Pelabuhan Belawan, Dumai, dan Kuala Tanjung,” terang Prasetyo.

Kuala Tanjung PIE juga terintegrasi dan terhubung langsung dengan Kawasan Industri Sei Mangkei, yang merupakan kawasan industri yang terlebih dahulu ada di Sumatera Utara dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Selain itu Kuala Tanjung PIE juga akan menerapkan konsep smart port and smart industrial area. Hal tersebut didukung dengan perencanaan implementasi IoT (Internet of Things) dan ICT (Information and Communication Technology) di kawasan tersebut sehingga nantinya akan menjadi sebuah kawasan industri modern berskala Internasional.

“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Pelindo 1 dalam memanfaatkan lahan dan infrastruktur di Kawasan Industri Kuala Tanjung. UREC akan memabangun smelter tembaga, ini menjadi pembangunan yang kedua di Indonesia setelah di Gresik, Jawa Timur. Tak hanya pembangunan smelter, kami juga siap bersinergi dengan Pelindo 1 untuk melakukan kerjasama lainnya dengan melihat potensi-potensi kerjasama yang kita miliki,” terang Chief Representative of Jakarta Office, Indonesia UREC Co., Ltd, Meng Zhanqian.

UREC, adalah perusahaan integrasi sumber daya internasional yang bisnis utamanya meliputi kontrak rekayasa internasional, impor dan ekspor peralatan. UREC menjadi bagian dari Yunnan Province Energy Investment Group Co., Ltd yang termasuk dalam jajaran perusahaan teratas di Cina.(*)

T#g:
Komentar
Selasa, 25 Mei 2021 19:29 Ragam

Sebanyak 2.300 Paket Ikan Dibagikan SKIPM Medan II kepada Masyarakat

KETIKERS.COM -  Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Medan II bersama Pemerintah Kota Medan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tent

Senin, 24 Mei 2021 20:33 News

Diborgol Kenakan Rompi Tahanan, Mantan Sekdaprov Riau Yan Prana Jalani Sidang Lanjutan

Terdakwa Yan Prana saat dibawa dan keluar dari pengadilan, dikawal cukup ketat dengan tangan diborgol serta menggunakan rompi tahanan.

Sabtu, 22 Mei 2021 00:00 News

Kajari Siak Dharmabella Tegaskan Tak Ada Perlakuan Khusus Bagi Para Terdakwa

Tidak ada perlakuan khusus (bagi para terdakwa). Semua terdakwa yang ditahan akan tetap diperlakukan sama

Senin, 10 Mei 2021 15:47 Bisnis

Ini Mengapa Produktivitas Layanan TCK Pelindo 1 Meningkat Dua Kali Lipat

Layanan TCK di Pelabuhan Belawan dengan sistem operasional terpadu, realtime dan mengurangi potensi loss cargo dengan menggunakan teknologi Telescopic Chute pertama di Indonesia

Sabtu, 08 Mei 2021 16:31 Ragam

Beri Bantuan dan Ragam Kegiatan Pelindo 1 Warnai Ramadhan 1442 H

Program Pelindo 1 ini merupakan kewajiban kami baik perusahaan/perorangan untuk memperhatikan lingkungan sekitar terutama kewajiban kepada anak yatim

Jumat, 07 Mei 2021 22:18 Bisnis

Ini Mengapa Pelindo 1 Jalin Kerjasama Dengan Port of Rotterdam & Zhejiang Seaport Group

Pemerintah Republik Indonesia mendukung komitmen Pelindo 1 untuk melakukan akselerasi pengembangan pelabuhan dan kawasan industri di Kuala Tanjung

Jumat, 07 Mei 2021 18:12 Didik

Inalum Gunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Jaga Kelestarian Danau Toba

Kondisi penurunan Tinggi Muka Air Danau Toba ini dapat berdampak bagi keberlangsungan ekosistem lingkungan

Rabu, 05 Mei 2021 15:12 Didik

Pelindo 1 Ajak Melek Baca dan Tulis Anak-anak Dusun Kurandak

Pelindo 1 memberikan perlengkapan belajar kepada puluhan anak yang memiliki keterbatasan literasi, untuk menumbuhkan kecintaan pada dunia pendidikan dan maritim

Jumat, 30 Apr 2021 15:10 News

Kerjasama Bidang Datun Antara Pelindo 1 Dengan Jamdatun Ditingkatkan

Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi Pelindo 1 dan Jamdatun serta meningkatkan efektivitas penanganan dan penyelesaian masalah hukum

Kamis, 29 Apr 2021 15:07 Bisnis

Ekspansi Bisnis ke Batam Dilakukan PT Prima Multi Peralatan

Hosadi Apriza Putra, Direktur Teknik Pelindo 1 menerangkan bahwa pembukaan kantor cabang di Batam, menjadi langkah ekspansi perusahaan dalam memperkuat jaringan bisnis

Kamis, 29 Apr 2021 15:04 Bisnis

Pelindo 1 Kerjasama Industri Smelter Tembaga Guna Pacu Kinerja Kuala Tanjung PIE

Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara Pelindo 1 melalui anak perusahaannya, PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK) dengan Union Resources & Engineering Co., Ltd (UREC) tentang pemanfaatan lahan dan infrastruktur di Kawasan Industri

Jumat, 23 Apr 2021 15:01 Bisnis

Pelindo 1 Dumai Ekspor Isotank ke Port Klang Malaysia

Pelindo 1 Dumai bekerja sama dengan PT Ben Line selaku perwakilan dari pemilik ISO tank yaitu Den Hartogh Asia Pacific

Kamis, 08 Apr 2021 14:56 Ragam

Bantuan Bina Lingkungan Berupa Bangunan Tempat Wudu untuk Panti Asuhan Disalurkan Pelindo 1 Lhokseumawe

Penyaluran bantuan program bina lingkungan ini digunakan untuk membangun tempat wudu di Yayasan Panti Asuhan Raudhatul Jannah

Kamis, 01 Apr 2021 00:00 Bisnis

Pelindo 1 Dumai Catat Tonggak Baru, Ekspor Petikemas Perdana ke Port Klang Malaysia

Ekspor petikemas perdana melalui Pelabuhan Dumai ini ditandai dengan pengiriman 25 box petikemas ke Port Klang, Malaysia pada Minggu, 28 Maret 2021

Selasa, 27 Apr 2021 12:25 News

Fakta Terungkap, Nama Anwar Tanuhadi Tak Pernah Ada Pada Awal Transaksi

KETIKERS.COM -  Fakta bahwa tidak adanya keterlibatan Anwar Tanuhadi diawal proses terjadinya akad pinjaman uang sebesar Rp 4 milyar antara Okto dengan Dadang, terungkap di ruang persidangan Cakr

Senin, 12 Apr 2021 18:10 News

Jawaban Jaksa Atas Nota Keberatan Tanuhadi Dinilai Tidak Spesifik dan Kabur

KETIKERS.COM -  Jawaban Jaksa Penuntut Umum (JPU) Candra Naibaho dinilai sama sekali tidak dapat mematahkan atau membantah nota keberatan atas dakwaan yang telah disampaikan oleh Anwar Tanuhadi m

Ikuti Kami